Sebelum 2023 Sembilan Desa Persiapan Jadi Desa Defenitif Ini Janji Pemerintah Dan DPRD Ende

- 8 Juni 2022, 06:10 WIB
Komisi I DPRD Ende bersama perwakilan masyaralat dari sembilan desa persiapan saat bertemu Bupati Ende Djafar Achmad
Komisi I DPRD Ende bersama perwakilan masyaralat dari sembilan desa persiapan saat bertemu Bupati Ende Djafar Achmad /Alex RS /
 
Warta Sasando-Pemerintah Kabupaten Ende  bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Ende  telah bersepakat,  sebelum tahun 2023, sembilan desa persiapan akan resmi menjadi  desa definitif.
 
Hal ini mengemukakan saat Rapat Dengar Pendapat  bersama perwakilan tokoh adat atau Mosalaki, para Camat  ,kepala desa dari desa induk,tokoh masyarakat. Juga hadir kepala Dinas PMD Kabupaten Ende
 
Anggota Komisi I DPRD Ende, Oktavianus Moa Mesi saat Rapat Dengar Pendapat,Senin 6 Juni 2022 menegaskan, Pemerintah Kabupaten Ende  bersama DPRD Ende telah berkomitmen, sebelum tahun 2023, sembilan desa persiapan  telah menjadi desa .
 
 
Oktavianus Moa Mesi mengatakan,  setelah  melakukan  pertemuan  dengan Bupati Ende Djafar Achmad  disepakati  bahwa sebelum moratorium 2023 karena bertepatan dengan tahapan Pemilu  disepakati  ,sembilan desa persiapan  harus sudah jadi desa defenitif. 
 
" Komisi  I telah bertemu dengan pa Bupati dan juga perwakilan dari bapa ibu.Kami  telah bersepakat sebelum 2023 pembahasan tersebut telah tuntas. Soal teknis dan anggaran akan segera diselesaikan" ujar Moa Mesi saat menyampaikan hal tersebut saat RDP.
 
Sebelum bertemu dengan Bupati Ende Djafar Achmad, para tokoh masyarakat, tokoh adat atau Mosalaki, para Kepala Desa dari desa induk, melakukan  Dengar Pendapat dengan DPRD dari komisi I terkait dengan  pemekaran desa dari sembilan desa persiapan.
 
 
Menurut mereka, sudah tiga tahun mereka menunggu dalam ketidak pastikan proses menjadi desa defenitif. 
 
" Karena itu kami datang  mendesak  agar DPRD  bersama pemerintah  segera menjelaskan  prosesnya  sudah sampai dimana.Dan juga mendesak  segera mendefinitifkan  sembilan  desa persiapan " ujar salah satu Mosalaki atau tokoh adat  dalam Dengar Pendapat. 
 
Mereka juga mempertanyakan soal alokasi anggaran  untuk pembentukan  desa persiapan dari  sembilan desa persiapan kepada DPRD Ende
 
 
Jawaban Pemerintah melalui Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Albert Yani saat RDP tersebut mengatakan, masih tujuh tahapan lagi dari sembilan tahapan yang harus dilalui. Menurutnya,  sembilan desa tersebut baru dua tahap yang dilalui.Karena itu, agak sulit  untuk tahapan berikutnya karena pada tahun 2023 sudah memasuki pentahapan Pemilu.
 
Disebutkan,untuk mencapai desa defenitif ada sembilan tahapan yang harus dilalui antara lain Persiapan lapangan, Verifikasi  Tim DPMD Provinsi NTT, Penegasan  dan Penetapan Batas Desa, ( Desa Induk dan Desa Persiapan)  Registrasi  dan Asistensi Ranperda Desa ( defenitif) ,Verifikasi Dokumen di Kemendagri ( Dirjen Bina Pemdes Klasifikasi  ( Presentasi Hasil Verifikasi dan Evaluasi) ,Kode Desa ( Kemendagri) dan Penetapan Perda Defenitif.
 
" Baru dua tahapan yang dilalui yakni salah satunya verifikasi dari Tim DPMD Provinsi Nusa Tenggara Timur" sebut Albert Yani.
 
 
Berkaitan dengan pembiayaan lanjut Albert Yani,dirinya  menawarkan  agar menggunakan opsi untuk mengalokasikan bagi 61 desa persiapan sebanyak 6 miliar rupiah  ,namun itu semua tergantung  kesepakatan  bersama. 
 
Sementara itu ketua Komisi I DPRD Ende Orba Kamu Ima yang memimpin jalannya RDP tersebut  berharap agar Dinas Pemberdayaan  segera menjelaskan berapa sharing dana nantinya  baik dari Kementerian Desa, maupun APBD Kabupaten Ende.
 
RDP akhirnya diskors dimana Perwakilan masyarakat, kepala desa dan anggota Komisi I DPRD Ende  bersama Dinas PMD bertemu dengan Bupati Ende Djafar Achmad  untuk berdialog terkait soal tersebut. 
 
 
Hasil pertemuan  Bupati Ende Djafar Achmad bersama DPRD Ende Komit  untuk menuntaskan  sembilan desa persiapan menjadi desa defenitif  sebelum tahun 2023.
 
Adapun  sembilan desa tersebut masing-masing desa Tanarangga,Desa Rendurua dan Desa Maurongga  di Kecamatan Nangapanda, Desa Tomberabu 3 di Kecamatan Ende, Desa Woloara Barat di Kecamatan Kelimutu, Desa Waga di Kecamatan Wolojita, Desa Mbuli Waragheta di Kecamatan Wolowaru, Desa Kotabaru Tengah di Kecamatan Kota Baru  dan Desa Mautenda Barat di Kecamatan Wewaria***

Editor: Alex Raja S


Tags

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

x