Ini Tuntutan GMNI Cabang Ende Dalam Melakukan Aksi Damai

- 7 Juni 2022, 16:22 WIB
Aksi Damai GMNI Cabang Ende
Aksi Damai GMNI Cabang Ende /Alex RS/
 
Warta Sasando- Gerakan Mahaiswa Nasuomal Indonesia  ( GMNI) cabang Ende kembali  turun kenalan, Selasa 7 Juni 2022.Mereka menggelar aksi damai mengingkari carut- marut dan ketimpangan  pembangunan  di Kabupaten Ende
 
Dalam orasi dan tuntutan aspirasi  mereka mempertanyakan komitmen Bupati dan Wakil Bupati  yang tidak menjalankan Visi dan Misi dalam membangun Kabupaten Ende
 
"Karena visi misi "Membangun Desa Dan Menata Kota" yang termasuk dalam 12 program kerja Bupati dan Wakil Bupati Ende jilid II belum terealisasi" kata Yanto Woda.
 
 
Ende yang telah dinobatkan sebagai Kota Pancasila dengan slogan "Dari Ende Untuk Indonesia" tetapi pada hari ini  kata dia,  Keadilan Sosial Bagi Masyarakat Indonesia tidak di implementasikan kepada rakyat Kabupaten Ende di desa-desa dan pelosok.
 
Sementara dalam pernyataan sikap  GMNI mendesak Pemda dan DPRD Ende untuk nengalokasikan dana pembangunan insftrastruktur jalan dari beberapa desa seperti di Kecamatan Nangapanda,Ndona Timur, Lio Timur, Kota Baru,Lepembusu Kelisoke, Detukeli, Maurole dan  Ndona.
 
" GMNI Cabang Ende mendesak Pemda dan DPRD  Ende harus memprioritaskan kegiatan pembangunan pada desa-desa terpencil/tertinggal yang belum tersentuh oleh pembangunan infrastruktur jalan dan listrik" tulis mereka.
 
 
Selain itu, mereka juga  mendesak Pemda dan DPRD  Ende untuk menginstruksikan Dinas PUPR Ende guna melihat langsung kondisi-kondisi jalan yang ada di wilayah pedesaan,  menuntaskan jaringan irigasi di daerah pertanian/persawahan di Mautenda 1 sampai Mautenda 8 untuk mewujudkan cita-cita swasembada pangan.
 
GMNI Ende juga mendesak Pemda dan DPRD  Ende untuk merencanakan dan melaksanakan kebijakan pembangunan daerah secara adil dan merata sebelum mengakhiri masa jabatan sehingga tidak terjadi ketimpangan pembangunan dalam wilayah Ka Ende.
 
Di Kantor DPRD Ende mereka berharap agar anggota DPRD Ende untuk lebih aktifkan  lagi fungsi pengawasan dan terus  memperjuangkan akses sarana onfrastruktur Jalan lmsehingga masyarakat dapat menikmati. 
 
 
Begini  poin tuntutan para Mahasiswa  dari Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia ( GMNI) cabang Ende 
 
1. GMNI Ende Mendesak PEMDA dan DPRD Kab. Ende Untuk Mengalokasikan Dana Pembangunan Insftrastruktur Jalan dari Beberapa Desa yakni di Kecqmqtqn Nangapanda : Desa Tendaondo, Desa Watumite, Desa Romarea, Desa Malawaru dan Desa Uzuzozo.
 
Kecamatan Ndona Timur : Desa Kurulimbu, Desa Sokoria Selatan, Desa Sokoria, Desa Kurulimbu Selatan, Desa Ngguwa, Desa Roa dan Desa Demulaka. Kecamatan Lio Timur : Desa Detupera, Desa Wololeke A dan Desa Remberowa.Kecamatan Kota Baru : Desa Tiwusora, Desa Liselande, Desa Hangalande dan Desa Pise. Kecamatan Lepembusu Kelisoke : Desa Taniwoda, Desa Rutujeja dan Desa Detuara.Kecamatan Detukeli : Desa Nida, Desa Watunggere, Desa Unggu dan Desa Maurole Selatan.Kecamatan  Maurole : Desa Otogedu, Desa Detuwulu dan Desa Detuara.
Kecqmatan Ndona : Desa Kelikiku, Desa Puutuga, Desa Wolokota dan Desa Reka.
 
 
2. GMNI Ende Mendesak PEMDA dan DPRD Kab. Ende Harus Memprioritaskan Kegiatan Pembangunan Pada Desa-Desa Terpencil / Tertinggal yang Belum Tersentuh Oleh Pembangunan Infrastruktur Jalan dan Listrik.
 
3. GMNI Ende Mendesak PEMDA dan DPRD Ende Untuk Menginstruksikan Dinas PU Kab. Ende Guna Melihat Langsung Kondisi-Kondisi Jalan yang Ada Di Wilayah Perdesaan
 
4. GMNI Ende Mendesak PEMDA dan DPRD Kab. Ende Segera Menuntaskan Jaringan Irigasi di Daerah Pertanian / Persawahan di Mautenda 1 Sampai Mautenda 8 Untuk Mewujudkan Cita-Cita Swasembada Pangan.
 
 
5. GMNI Ende Mendesak PEMDA dan DPRD Ende Untuk Merencanakan dan Melaksanakan Kebijakan Pembangunan Daerah Secara Adil dan Merata Sebelum Mengakhiri Masa Jabatan Sehingga Tidak Terjadi Ketimpangan Pembangunan Dalam Wilayah Kabupaten Ende.
 
Sementara  tuntutan  yang ditujukan kepada Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Ende antara lain:
 
1. Kepada Bapak/Ibu DPRD Kab, Ende Sebagai Representasi Dari Masyarakat Menaruh Harapan Besar Untuk Memperjuangkan Akses Sarana Infrastruktur Jalan Sehingga Masyarakat Dapat Menikmati.
 
 
2. Kepada Bapak/Ibu Dewan Terhormat Kami Meminta Bentuk Tanggung Jawabnya Kepada Masyarakat Perdesaan Terkait Dengan Hajat Hidup Orang Banyak.
 
3. Masyarakat Menyadari Betul Terkait Dengan Tupoksi DPRD Sebagai Wakil Rakyat Kami Meminta Implementasi Dari Tugas Bapak/Ibu Dewan Terkait Kegiatan Pembangunan Yang Direncanakan Oleh Daerah.***

Editor: Alex Raja S


Tags

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

x