Unjuk Rasa Damai GMNI Ende,Ditandai Dengan Saling Dorong Dengan Pol PP Di Gerbang Masuk Kantor Bupati Ende

- 7 Juni 2022, 15:59 WIB
GMNI Cabang Ende Gelar aksi damai depan gerbang masuk kantor Bupati Ende
GMNI Cabang Ende Gelar aksi damai depan gerbang masuk kantor Bupati Ende /Alex RS/
 
Warta Sasando- Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia  ( GMNI) cabang Ende,Selasa 7 Juni 2022  menggelar aksi damai. Mereka menyuarakan ketimpangan pembangunan di Kabupaten Ende
 
GMNi Cabang Ende menyebut  Pemerintah dalam hal ini Bupati dan Wakil Bupati  tidak bekerja sesuai visi dan misi  MJ ( Marsel- Jafar) jilid II dan cuma hanya slogan semata yakni membangun Desa menata kota.
 
Sempat terjadi saling dorong dengan anggota Satuan Polisi Pamong Praja depan gerbang masuk kantor Bupati Ende.Pasalnya mahasiswa tidak diijinkan untuk masuk menemui  Bupati Ende  maupun  Wakil bupati Ende
 
 
Pada akhirnya para mahasiswa hanya  melakukan orasi digerbang masuk kantor Bupati Ende dijalan El tari. Rapatnya barisan penjagaan  oleh Satuan Polisi Pamong Praja dan pihak Kepolisian menyebabkan  saling dorong antara mahasiswa yang menggelar aksi dan aparat yang berjaga. 
 
Para mahasiswa bergerak dari Sekretariat GMNI Cabang Ende, Jl Hayam Wuruk, Kelurahan Onekore, Kecamatan Ende Tengah. Mereka bergerak menuju Simpang Lima.Sepanjang jalan mereka berorientasi  menyuarakan   persoalan sosial kemasyarakatan di Kabupaten Ende dengan tema "Seruan Aksi !!! Jeritan Dan Tangisan Masyarakat Pelosok Desa". 
 
Aksi ini dipimpin oleh Koordinator Umum Marianus Yanto Woda dan Koordinator Lapangan  Ignasius. Setiap titik  singgah yakni di Simpang Lima, Kantor Bupati dan kantor DPRD Ende mereka menggelar oras mengingkari ketimpangan pembangunan di daerah ini. 
 
 
Didepan gerbang masuk kantor Bupati,  massa dihadang oleh aparat Satuan Polisi Pamong Praja dan pihak Kepolisian Resort Ende.Para mahasiswa berang dan sempat terjadi aksi saling  dorong- mendorong. 
 
Para mahasiswa tidak dapat masuk ke halaman Kantor Bupati Ende karena di blokade oleh anggota Satuan Polisi Pamong Praja dengan alasan Bupati Ende, Wakil Bupati Ende, Sekretaris Daerah Kabupaten Ende dan pejabat lainnya sedang tidak berada di tempat.
 
" Kita sudah sampaikan kepada perwakilan  mahasiswa  pa Bupati  tidak ada ditempat  beliau keluar daerah, begitu juga pa Wakil Bupati, Sekda dan para asisten tidak ada karena sedang mengikuti  upacara penguburan mantan asisten II Setda Ende yang meninggal " kata salah satu Kabid Pol PP  yang minta namanya tidak dikorankan saat diminta tanggapan kenapa tidak diijinkan masuk. 
 
 
Para mahasiswa  terus mendesak untuk bertemu, karena mereka beralasan  apa yang disampaikan  adalah bohong  dqnntrik agar mereka tidak diijijkan masuk ke halaman kantor Bupati. 
 
Kurang lebih dua jam melakukan orasi di gerbang masuk kantor Bupati Ende  dan selanjutnya bergerak menuju kantor DPRD Ende. Di kantor DPRD  mereka diizinkan masuk dan menggelar orasi dihalamam  kantor tersebut. Nampak anggota DPRD Ende Vinsensius Sangu siap  menerima  dan berdialog.
 
Tidak sampai sepuluh  menit mereka keluar dan bubar dan bergerak kembali  ke Sekretariat. Mereka hanya membacakan tuntutan tanpa mau berdialog dengan anggota DPRD Ende***

Editor: Alex Raja S


Tags

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

x